Efektif searching di Google
Kalau anda terbiasa melakukan pencarian melalui search engine Google hanya dengan teknik input kata/frase dan klik Search ? Tahukan Anda Google menyediakan berbagai teknik pencarian untuk mendapatkan hasil yang optimal. Simaklah beberapa teknik pengetikan frase pencarian di Google dan manfaat yang dapat Anda peroleh :
- define:istilah : untuk menemukan daftar arti atau definisi sebuah istilah. Misalnya ketikkan define:blog untuk mencari definisi tentang blog.
- n1+n2 : untuk melakukan operasi perhitungan, n adalah nilai angka perhitungan. Gunakan + untuk penjumlahan, – untuk pengurangan, * untuk perkalian, / untuk pembagian, ^ untuk pemangkatan, dan seterusnya (daftar operator selengkapnya periksa di http://www.google.com/help/calculator.html). Anda juga dapat melakukan perhitungan secara kompleks, misalnya ketikkan 2*100/4, maka Google akan menampilkan 50 sebagai hasilnya.
- frase_pencarian filetype:ext : untuk membatasi hasil pencarian hanya pada tipe file terkait. Misalnya ketikkan tutorial presentasi filetype:pdf untuk mencari tutorial presentasi dalam format file PDF. Cobalah ulangi pencarian dengan ekstensi file lain untuk melihat perbedaannya (misalnya xls atau doc).
- n mata_uang1 in mata_uang2 : untuk mengonversi kurs mata uang. Misalnya ketikkan 10 USD in IDR atau 10 US$ in rupiah untuk menghitung nilai kurs 10 dolar Amerika (USD) dalam Rupiah (IDR).
- books tema buku : untuk menemukan link situs-situs yang menyajikan informasi buku dengan tema terkait. Misalnya ketikkan books cara merakit pc untuk mendapatkan info buku tentang cara merakit pc.
- movie:frase_pencarian : untuk mencari resensi film. Misalnya ketikkan movie:cinta, maka akan muncul daftar resensi film yang berjudul atau terkait dengan cinta (aktor, lokasi, dan sebagainya).
- site:situs.com : untuk menampilkan daftar seluruh halaman web sebuah situs yang diindeks oleh Google. Misalnya ketikkan site:smitdev.com untuk melihat daftar halaman web smitdev.
- link:situs.com : untuk memeriksa daftar situs yang merujukkan link ke situs yang dicari. Misalnya ketikkan link:smitdev.blogspot.com untuk melihat daftar situs yang merujuk ke blog SmitDev.
dikutip dari sini.
6 Langkah Darurat Saat Ponsel Basah Kuyup
Selalu ada kemungkinan ponsel terjatuh ke dalam air tanpa disengaja, atau basah kuyup ketika Anda menerjang hujan. Padahal barang elektronik sangat rentan rusak jika terkena air.
Sebelum Anda buru-buru memperbaikinya ke teknisi, ada baiknya Anda berusaha terlebih dahulu menyelamatkan ponsel itu. Siapa tahu ponsel Anda pulih tanpa perlu ke ‘bengkel’.
Simak tips berikut ini, yang dikutip detikINET dari WikiHow, Senin (3/3/2008).
1. Jika ponsel Anda terendam, keluarkan ponsel dari air secepatnya untuk mencegah komponen bagian dalam terkontaminasi air. Dalam beberapa kasus, casing ponsel memang cukup rapat untuk mencegah rembesan air. Namun hal ini hanya akan bertahan selama beberapa puluh detik.
2. Segera keluarkan baterai dari dalam ponsel. Memutus aliran sumber daya sangatlah penting untuk meminimalisir kemungkinan kerusakan ponsel. Beberapa sirkuit elektronik dinyatakan bisa tetap bertahan dalam keadaan basah, jika tidak terhubung dengan sumber daya.
3. Segera keluarkan juga kartu SIM Anda untuk mencegah kemungkinan kerusakan atau kehilangan data. Anda tentu tak ingin phonebook atau SMS penting Anda lenyap. Biarkan kartu SIM Anda sampai benar-benar kering sebelum Anda mengecek kondisinya.
4. Keringkan ponsel sampai benar-benar kering. Gunakan kain yang bisa menyerap air. Jika ada, gunakan juga pengering rambut alias hair dryer. Namun pastikan ponsel Anda jangan sampai terlalu panas. Jangan pula meletakkannya di microwave. Ponsel yang terlalu panas dilaporkan bisa meledak.
5. Uji coba kondisi ponsel Anda setelah benar-benar kering. Jika ponsel ngadat, periksalah apakah ponsel atau baterai Anda yang rusak, dengan memakai baterai cadangan. Jika hanya baterainya yang rusak, Anda tinggal membeli yang baru.
6. Jika seluruh langkah tersebut telah Anda lakukan namun ponsel tetap mengalami kerusakan, apa boleh buat, Anda tampaknya harus mengandalkan jasa teknisi ponsel. Namun ingat, Anda harus mencari teknisi ponsel yang terpercaya.
Tips Backup dan Recovery Data
Pengenalan
Kehilangan data adalah hal yang sangat menakutkan, hal ini dapat terjadi kapan saja diluar perkiraan administrator jaringan. Oleh karena itu banyak cara dan metode yang dilakukan untuk mempertahankan dan memastikan ketersediaan data tersebut. Backup berarti duplikat atau copy-an dari data yang diinginkan, duplikat dapat berupa physical (kertas) dan data2 komputer.
Media kertas dapat membackup bukti pembayaran pajak, bukti2 finansial, surat kontrak kerja, dan dokumen perusahaan penting lainnya. sedangkan media record data pada komputer selain dapat menyimpan data2 yang dapat dibackup pada media kertas diatas juga dapat membackup e-mail, file audit, informasi user, utility and applikasi, sistem operasi, data dan database keuangan dan lainnya. Idealnya setiap data dari semua system dalam suatu perusahaan harus dibackup setiap hari secara regular dan dengan pengawasan khusus dari Backup Administrator.
Merencanakan Backup dan Recovery
ketika merencakan backup dan recovery data, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan untuk membantu mengambil keputusan bagaimana, kapan, dan data mana yang akan dibackup, yaitu :
1. Kapan sebaiknya backup dilakukan ?. Backup sebaiknya dilakukan diluar jam kerja pada saat trafik jaringan kecil.
2. Apakah media backup disimpan diluar kantor ?. Hal ini sangat efektif jika suatu saat terjadi kebakaran dan bencana alam di kantor, sehingga kita masih dapat merestore data dr media backup yang juga tersimpan diluar kantor.
3. Seberapa penting data2 yang akan anda backup ?. Pelaksanaan dan ketentuan backup yang dilakukan terhadap data finansial akan lebih ketat dan berbeda dibandingkan backup untuk data2 user biasa.
4. Seberapa cepat perubahan data?. Data yang berubah setiap hari akan dibackup setiap hari. Hal ini berhubungan dengan kapan backup dilakukan, harian, mingguan, bulanan, atau tahunan.
5. berapa ukuran data yang akan dibackup dan seberapa sering bencana kehilangan data pernah terjadi diperusahaan anda?. berhubungan dengna media backup yang akan digunakan.
Selain pertanyaan diatas, mungkin ada ketentuan2 lain yang perlu dipertimbangkan tergantung pada kondisi pada perusahaan masing2.
Jenis Backup
Full ( normal) : backup semua file yang dipilih tidak mempedulikan attibut archive bit file. Setelah file dibackup maka archive bit dari file tersebut akan dihapus sampai file tersebut dimodifikasi. Ketika archive bit diset kembali ini mengindikasikan bahwa data tsb telah berubah dan perlu dibackup lagi.
Incremental : backup data yang mengalami perubahan sejak backup terakhir dilakukan. hanya file dgn archive bit yang akan dibackup. archive bit akan dihapus setelah dilakukan incremental backup. Tipe backup ini menghemat penggunakan pita tapi memerlukan waktu yang lama untuk merestore data karena data2 tersebar pada pita2 yang berbeda.
Differential : Sama dengan tipe incremental tapi archive bit tidak dihapus setelah backup.
Copy : sama dengan tipe full backup tapi archive bit tidak dihapus setelah file dibackup. jadi keadaan file dibiarkan tetap seperti semula seperti sebelum dibackup.
Jenis Media Backup
1. Tape
2. Disk Drive
3. Removable Disk (Zip Disk)
4. DAT (Digital audio Tape) drives
Sama seperti tape biasa tp dgn kapasitas lebih besar. Beberapa format yg digunakan adalah DLT (Digital Linear Tape), SDLT (Super Digital Linear Tape), LTO (Linear Tape Open) dan AIT (Advanced Intelligent Tape) , mampu membackup data hingga 260 GB.
5. Optical Jukebox
Menggunakan magnetic optical disk sebagai media penyimpanan, terkenal dalam kapasitas penyimpanan hingga 20 TeraByte. Jukebox berupa tower yg secara otomatis dapat meloading internal storage disk ketika diperlukan untuk backup atau restore data.
6. Autoloader tape systems
menggunakan kumpulan tape untuk membuat volume backup. Ia mempunyai kemampuan untuk meloading dan unloading otomatis tape dibutuhkan sehingga kita tidak perlu mengawasi proses backup karena tidak akan ada lagi prompt “please insert tape 2?, oleh karena itu autoloader memerlukan aplikasi khusus unt menangani hal tersebut. Autoloader menggunakan DAT tape dgn format DLT, LTO dan AIT. Dengan mengimplementasikan sebuah tape library system dgn multiple drive dapat diimprovisasi kecepatan proses backup hingga ratusan Gigabyte per jam.
Beberapa faktor penting yang harus dipertimbangkan sebelum memutuskan media backup apa yg akan digunakan adalah : Kecepatan, Kapasitas, Tahan Lama dan Tangguh, serta biaya yang tersedia.
Disadur dari http://wenkdhira.wordpress.com
